Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin Janji Tidak Akan Lama Pasca Biskita Berhenti Operasi

by -di lihat 5 kali
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin Janji Tidak Akan Lama Pasca Biskita Berhenti Operasi

Pemkot Bogor Minta Maaf Pasca Berhentinya Operasi Biskita Transpakuan

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengungkapkan rasa minta maaf kepada para penumpang setelah operasi Biskita Transpakuan di Kota Bogor berhenti sementara. Ia menyadari bahwa pihaknya kurang melakukan sosialisasi terkait perubahan yang terjadi.

“Kami sadar Pemkot juga kurang sosialisasi paska kejadian belum lelang. Hampura (mohon maaf),” ujar Jenal saat dihubungi, Jumat (2/1/2026).

Jenal menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah-langkah untuk mengembalikan Biskita Transpakuan ke dalam operasional. Ia menyampaikan bahwa ia telah berbicara dengan Sekda dan meminta agar secepatnya dilakukan tahapan-tahapan terkait pemulihan layanan tersebut.

“Tadi saya bilang ke Sekda. Agar secepatnya minggu ini mulai dilakukan tahapan-tahapan,” jelasnya.

Pemberhentian operasi Biskita Transpakuan ini disebabkan oleh masalah teknis terkait regulasi. Program Buy the Service (BTS) harus dilelang kembali sesuai aturan yang berlaku.

“Untuk tahun 2026 sudah kita anggarkan. Bahkan bertambah koridor. Ini lebih ke teknis saja. Regulasi BTS kan harus lelang,” tambah Jenal.

Sebelumnya, diketahui bahwa Biskita Transpakuan Kota Bogor kembali berhenti beroperasi. Hal ini disebabkan oleh berakhirnya kontrak kerja sama antara Pemkot Bogor dengan PT Kodjari.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menjelaskan bahwa Biskita ini berhenti beroperasi sejak kemarin, Kamis (1/1/2026). Ia menyatakan bahwa perusahaan tersebut tidak lagi memberikan layanan karena kontrak kerja sama telah berakhir.

“Per 31 Desember itu selesai (kontrak). Per 1 Januari otomatis tidak ada pengadaan jasa,” ujar Sujatmiko saat dihubungi, Jumat (2/1/2026).

Langkah yang Dilakukan Pemkot Bogor

Pemkot Bogor sedang berupaya keras untuk mempercepat proses lelang program BTS agar layanan Biskita Transpakuan dapat kembali beroperasi. Dalam waktu dekat, beberapa tahapan akan segera dimulai untuk memastikan bahwa masyarakat tetap bisa menggunakan layanan transportasi umum tersebut.

Beberapa langkah yang akan diambil antara lain:

  • Pemrosesan lelang – Pemkot akan segera memulai proses lelang untuk program BTS, sehingga kontraktor baru dapat segera bekerja.
  • Sosialisasi kepada masyarakat – Pemkot akan meningkatkan komunikasi dengan masyarakat guna memberikan informasi terkini tentang perubahan layanan.
  • Peningkatan koridor – Tahun 2026, koridor Biskita Transpakuan akan diperluas, sehingga lebih banyak wilayah dapat menikmati layanan tersebut.

Penjelasan dari Kadishub

Kadishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menjelaskan bahwa pemberhentian operasi Biskita Transpakuan adalah akibat dari berakhirnya kontrak kerja sama antara Pemkot Bogor dengan PT Kodjari. Kontrak tersebut berakhir pada 31 Desember 2025, sehingga mulai 1 Januari 2026, tidak ada pengadaan jasa dari perusahaan tersebut.

Ia menekankan bahwa perubahan ini adalah bagian dari proses regulasi yang harus diikuti. Oleh karena itu, Pemkot Bogor akan segera mencari mitra baru melalui lelang yang transparan dan sesuai aturan.

Komentar dari Masyarakat

Beberapa warga Kota Bogor mengeluhkan ketidaknyamanan yang dialami akibat berhentinya operasi Biskita Transpakuan. Mereka berharap agar layanan tersebut segera kembali beroperasi agar aktivitas sehari-hari mereka tidak terganggu.


No More Posts Available.

No more pages to load.