Mengapa Biskita Transpakuan Bogor Berhenti Beroperasi?

by -di lihat 5 kali
Mengapa Biskita Transpakuan Bogor Berhenti Beroperasi?

Layanan Biskita Transpakuan Bogor Kembali Tidak Beroperasi

Pada hari Jumat, 1 Januari 2026, masyarakat Kota Bogor kembali mengalami kekecewaan terkait layanan transportasi umum yang biasa digunakan, yaitu Biskita Transpakuan. Dalam pantauan terhadap jalanan di Bogor, tidak terlihat satupun bus Biskita melintasi jalan-jalan yang biasanya dilaluinya. Halte-halte yang biasanya menjadi tempat penumpang menunggu juga tampak sepi, hanya ada beberapa penumpang yang menunggu angkot.

Redaksi mencoba menghubungi pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang berhentinya layanan Biskita, namun hingga saat ini belum ada jawaban resmi dari pihak terkait. Meskipun begitu, dalam aplikasi Mitra Darat terdapat pemberitahuan bahwa Biskita Transpakuan Bogor tidak beroperasi sementara waktu. Pemberitahuan tersebut disebabkan oleh adanya proses teknis operasional. Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti sampai kapan layanan tersebut akan berhenti.

Ini bukan pertama kalinya layanan Biskita Transpakuan Bogor mengalami gangguan. Pada awal tahun 2025, layanan tersebut juga pernah vakum akibat dampak dari peleburan lembaga yang mengelola Biskita di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Pemulihan layanan tersebut kemudian dilakukan dengan bantuan dana APBD Kota Bogor melalui skema Buy The Service (BTS).

Komitmen Pemerintah Kota Bogor Terhadap Transportasi Umum

Saat layanan Biskita kembali beroperasi setelah masa vakum, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan komitmennya terhadap pengembangan transportasi umum. Ia menjelaskan bahwa kini Biskita disubsidi oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor melalui skema BTS.

“Ya, ini komitmen. Pemerintah Kota Bogor mengimplementasikan konsep besar uang rakyat kembali ke rakyat. Uang yang kita peroleh dari pajak, retribusi, dan sebagainya kita kembalikan dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat berupa transportasi massal yang tarifnya kita subsidi,” ujar Dedie beberapa bulan lalu.

Dampak Terhadap Masyarakat

Kehadiran Biskita Transpakuan Bogor sangat penting bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan akses transportasi umum yang murah dan efisien. Dengan tidak beroperasinya layanan ini, banyak warga yang harus mencari alternatif transportasi lain seperti angkot atau kendaraan pribadi. Hal ini tentu memberikan beban tambahan baik secara finansial maupun waktu.

Selain itu, keberadaan Biskita juga membantu mengurangi kemacetan di Kota Bogor, terutama di jalanan utama. Tanpa layanan Biskita, jumlah kendaraan pribadi yang melintasi jalan-jalan tersebut cenderung meningkat, sehingga berpotensi menyebabkan kemacetan yang lebih parah.

Harapan Masyarakat

Masyarakat Bogor berharap agar pihak terkait segera memberikan jawaban resmi terkait alasan dan durasi berhentinya layanan Biskita. Selain itu, mereka juga berharap agar layanan ini dapat segera kembali beroperasi agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta untuk tetap memperhatikan informasi terbaru melalui media resmi atau aplikasi terkait. Dengan demikian, mereka dapat lebih siap dalam menghadapi perubahan-perubahan dalam sistem transportasi umum di Kota Bogor.

No More Posts Available.

No more pages to load.