BOGOR, BOGORMEDIA
Seorang pemuda berinisial V (21) meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat sedang menebang pohon di Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (2/1/2026).
Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB ketika korban sedang menebang pohon untuk mengambil daun salam di dekat rumahnya. Saat pohon yang ditebang tumbang, batang pohon tersebut jatuh dan mengenai kabel listrik yang ada di sekitar lokasi.
Komandan Regu (Danru) 02 Rescue Damkar Kabupaten Bogor, Iskandar, menjelaskan, “Tadi penyelamatan dan pertolongan darurat evakuasi korban tersengat aliran listrik di atas pohon.”
Upaya Penyelamatan dan Evakuasi
Menurut Iskandar, orang tua korban yang berada di lokasi melihat anaknya terjatuh dan tersangkut di dahan pohon. Orang tua korban mencoba menolong namun ikut tersengat listrik. Akibatnya, mereka meminta bantuan warga dan PLN untuk mematikan aliran listrik.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor. Tim Rescue Regu 2 Damkar yang terdiri dari enam orang segera menuju lokasi dan melakukan evakuasi menggunakan tangga, tali karmantel, webbing, serta alat montenering. Proses evakuasi ini berlangsung lebih dari satu jam.
“Saat berhasil dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka,” kata Iskandar.
Faktor yang Memicu Kejadian
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang kesadaran masyarakat akan bahaya aliran listrik yang berada di sekitar area perumahan. Pohon-pohon yang tumbuh di dekat kabel listrik bisa menjadi ancaman serius jika tidak diwaspadai.
Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kejadian serupa antara lain:
Memastikan bahwa pohon-pohon yang tumbuh di dekat kabel listrik tidak terlalu dekat dengan jaringan listrik.
Mengajarkan kesadaran akan bahaya aliran listrik kepada masyarakat, terutama anak-anak dan remaja.
* Melakukan koordinasi dengan pihak PLN untuk memastikan kabel listrik aman dan tidak terancam oleh tumbuhan.
Tindakan yang Diambil Setelah Kejadian
Setelah korban dievakuasi, pihak keluarga dan aparat setempat mulai melakukan proses administratif terkait kejadian tersebut. Selain itu, masyarakat juga mulai mengingatkan pentingnya kesadaran akan risiko yang bisa timbul dari interaksi antara alat listrik dan lingkungan sekitar.
Kesimpulan
Kasus kematian akibat tersengat listrik ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya di sekitar kita. Terlebih lagi, di daerah-daerah yang masih memiliki infrastruktur listrik yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan lingkungan sekitarnya.
Dengan adanya kesadaran yang lebih tinggi, diharapkan kejadian seperti ini dapat diminimalisir dan mencegah korban jiwa yang tidak diinginkan.





