Kejari Bogor tangkap 4 DPO, 6 kasus selesai melalui restorative justice di 2025

by -di lihat 2 kali
Kejari Bogor tangkap 4 DPO, 6 kasus selesai melalui restorative justice di 2025

Refleksi Akhir Tahun Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor

Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menggelar acara refleksi akhir tahun 2025 di Cibinong pada Rabu (31/12/2025). Dalam kegiatan ini, Kejari Kabupaten Bogor memaparkan berbagai data kinerja dan capaian yang diraih selama tahun 2025. Hasilnya menunjukkan performa yang solid di berbagai bidang, termasuk pencapaian target operasional dan sejumlah penghargaan yang diterima.

Kinerja Anggaran yang Efektif

Selama tahun 2025, Kejari Kabupaten Bogor berhasil mengelola anggaran dengan efektif. Pagu anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 20.699.669.000 berhasil direalisasi sebesar Rp 20.339.750.847 atau sekitar 98,26 persen. Capaian ini turut berkontribusi pada penghargaan di bidang pelaksanaan anggaran.

Kinerja Per Bidang

Bidang Pembinaan

Di bidang pembinaan, Kejari Kabupaten Bogor mencatat keberhasilan dalam pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan negara. Berbagai program pendidikan dan pelatihan dilaksanakan, seperti Latsar Golongan II dan III, PKL/Magang, serta izin belajar pegawai. Selama 2025, terdapat 9 peserta LATSAR Golongan III dan 54 peserta diklat lainnya. Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga melampaui target dengan capaian di atas 90 persen.

Bidang Intelijen

Di bidang intelijen, Kejari Kabupaten Bogor aktif menjalankan fungsi Pengamanan Pembangunan Strategis (PAM/GAL), program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Jaksa Menyapa, serta berbagai kegiatan penerangan hukum kepada masyarakat. Selain itu, Bidang Intelijen juga melakukan operasi Daftar Pencarian Orang (DPO) sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas daerah.

Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum)

Bidang Tindak Pidana Umum (TPU) mencatat ribuan penanganan perkara sepanjang 2025, mulai dari tahap penyidikan, penuntutan, hingga eksekusi. Selama 2025, Bidang Tindak Pidana Umum menangani 1.414 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP). Perkara yang masuk tahap penyidikan (P-21) mencapai 778 berkas, pelaksanaan putusan (eksekusi) mencapai 736 perkara dari 818 perkara yang diputus.

Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus)

Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) fokus pada penanganan perkara korupsi dan tindak pidana khusus lainnya. Beberapa perkara telah diselesaikan hingga tahap eksekusi. Untuk Tindak Pidana Korupsi, tercatat 4 perkara dalam tahap Penyidikan (Dik) dan Penuntutan (Tut). Sedangkan untuk Tindak Pidana Khusus lainnya, tercatat 2 perkara dalam tahap Dik dan Tut.

Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti

Melalui Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti, Kejari Kabupaten Bogor berhasil menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara dengan nilai signifikan melalui lelang eksekusi, penjualan langsung, dan setoran tunai ke kas negara. Total nilai barang rampasan/barang bukti yang dikelola mencapai Rp 899.974.800.

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)

Bidang Datun mencatat prestasi membanggakan dengan keberhasilan menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara hingga ratusan miliar rupiah, termasuk melalui pendampingan hukum terhadap BUMD dan instansi pemerintah. Selama 2025, Bidang Datun berhasil menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara senilai total Rp 93.125.162.194,00, termasuk penyelesaian piutang daerah (Bappenda) sebesar Rp 20 Miliar.

Raih 7 Penghargaan

Dengan kinerja seperti ini, Kejari Kabupaten Bogor berhasil meraih tujuh penghargaan di tingkat wilayah hukum Kejati Jawa Barat pada 2025. Penghargaan tersebut meliputi Juara I Optimalisasi Percepatan Laporan dan Produk Intelijen Bidang Intelijen, Juara I Optimalisasi Percepatan Laporan dan Produk Intelijen (Kepala Seksi Intelijen), Peringkat I Penilaian Laporan Perkara Koneksitas (Bidang Pidana Militer), Juara II Satuan Kerja Terbaik Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Juara III Satuan Kerja Terbaik Wilayah Hukum Kejati Jabar 2025, Juara III Prestasi Kinerja Bidang Tindak Pidana Umum, dan Juara III Penilaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (Bidang Pembinaan).

Motivasi Tingkatkan Pelayanan Publik

Denny Achmad menyampaikan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran Kejari Kabupaten Bogor yang senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas. “Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, baik dalam penegakan hukum maupun pelayanan publik yang transparan, profesional, dan berkeadilan,” tambah Denny Achmad.

Dengan capaian tersebut, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor optimistis dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan penegakan hukum yang berintegritas serta mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Bogor. Tahun 2026, Kejari Kabupaten Bogor akan menguatkan komitmennya dalam penegakan hukum, pelayanan publik, dan pengelolaan keuangan negara yang akuntabel.




No More Posts Available.

No more pages to load.