Biskita Bogor Berhenti Beroperasi, Dishub Cari Penyedia Barang dan Jasa

by -di lihat 7 kali
Biskita Bogor Berhenti Beroperasi, Dishub Cari Penyedia Barang dan Jasa

Penghentian Sementara Layanan BisKita Transpakuan di Kota Bogor

Layanan BisKita Transpakuan, yang beroperasi di Kota Bogor, mengalami penghentian sementara sejak awal Januari 2026. Hal ini dilakukan karena pemerintah masih dalam proses pencarian penyedia barang dan jasa untuk melanjutkan operasional layanan tersebut.

Sujatmiko Baliarto, Kepala Dinas Perhubungan, menjelaskan bahwa penghentian sementara terjadi karena kontrak tahunan yang mengatur operasional layanan telah berakhir. Ia menyatakan, “Satu Januari tidak ada pengadaan jasa. Akhirnya perlu dicari penyedia barang dan jasa.”

Menurut Sujatmiko, layanan BisKita beroperasi berdasarkan kontrak tahunan. Ketika kontrak berakhir, layanan akan otomatis berhenti hingga ada penyedia baru yang ditetapkan. “Biskita itu berkontrak per tahun. Jadi per 31 Desember itu selesai. Satu Januari ini masih proses pengadaan barang dan jasa. Jadi pasti ada kesenjangan angkutan untuk semua koridor,” ujarnya.

Saat ini, proses lelang penyedia masih berlangsung. Pemerintah memastikan semua tahapan administrasi selesai sebelum layanan kembali dibuka. Sujatmiko menambahkan, “Biskita baru bisa kembali beroperasi setelah kontrak kerja sama baru ditandatangani. Sampai kontraknya ditandatangani. Ya kan dilelang dulu. Tapi mudah-mudahan cepat.”

Koridor yang Dilayani oleh BisKita Transpakuan

Layanan BisKita Transpakuan melayani beberapa koridor di Kota Bogor. Berikut adalah daftar koridor yang tersedia:

  • Koridor 1: Bubulak – Cidangiang
  • Koridor 2: Bubulak – Ciawi
  • Koridor 5: Ciparigi – Stasiun Bogor
  • Koridor 6: Parung Banteng – Stasiun Bogor

Dengan adanya penghentian sementara, warga yang menggunakan layanan transportasi umum di wilayah tersebut mungkin mengalami ketidaknyamanan. Namun, pemerintah berupaya mempercepat proses pengadaan agar layanan dapat kembali beroperasi secepatnya.

Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Proses pengadaan barang dan jasa merupakan langkah penting dalam menjaga kelancaran operasional layanan publik. Dalam hal ini, pemerintah harus memastikan bahwa penyedia layanan yang dipilih mampu memberikan kualitas yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Selain itu, proses lelang juga bertujuan untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam pemilihan penyedia layanan.

Meskipun proses ini memakan waktu, pihak terkait berkomitmen untuk menyelesaikan semua tahapan secara efisien. Dengan demikian, masyarakat akan tetap mendapatkan layanan transportasi yang baik dan terjangkau.

Tantangan dan Solusi yang Diharapkan

Penghentian sementara layanan BisKita Transpakuan membawa tantangan bagi masyarakat yang bergantung pada transportasi umum. Namun, pemerintah berharap dapat menemukan solusi yang tepat dalam waktu singkat. Dengan adanya komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang baik antara pihak-pihak terkait, diharapkan masalah ini dapat segera terselesaikan tanpa menimbulkan gangguan yang berkepanjangan.

Selama masa transisi ini, masyarakat diminta untuk tetap bersabar dan mencari alternatif transportasi lain yang tersedia. Dengan dukungan dari seluruh pihak, diharapkan layanan BisKita Transpakuan dapat segera kembali beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bogor.

No More Posts Available.

No more pages to load.