Wajib Coba Toge Goreng Hj. Omah, Legenda Bogor Sejak 1970 dengan Rasa Tauco Unik

by -di lihat 43 kali
Wajib Coba Toge Goreng Hj. Omah, Legenda Bogor Sejak 1970 dengan Rasa Tauco Unik

Sejarah dan Ciri Khas Toge Goreng Hj. Omah di Bogor

Bogor dikenal sebagai kota yang kaya akan ragam kuliner legendaris, salah satunya adalah toge goreng. Hidangan ini memiliki ciri khas yang terlihat dari proses memasaknya hingga alat yang digunakan. Toge goreng biasanya dibuat dengan campuran toge, tahu, mie kuning, lontong, dan disiram dengan kuah kental yang terbuat dari tauco dan oncom.

Namun, di antara banyaknya penjual toge goreng, ada satu nama yang sangat dikenal dan selalu ramai dikunjungi, yaitu Toge Goreng Hj. Omah. Racikan mereka terkenal berbeda karena menggunakan tauco tanpa oncom yang dipadukan dengan lontong, tahu kuning, mie, dan saus kacang gurih. Hal ini membuat hidangan tersebut diminati oleh warga dan wisatawan.

Lokasi dan Keberadaan Kedai

Di area Bogor Permai, sebuah spanduk kuning mencolok menandai lokasi kedai kecil berukuran 4×2 meter tempat Toge Goreng Hj. Omah berdiri. Meskipun tersembunyi, kedai ini selalu ramai dikunjungi oleh warga dan wisatawan.

Usaha ini dimulai oleh H. Ujang lebih dari 50 tahun lalu dengan racikan tradisional yang tetap dipertahankan hingga saat ini. Awalnya, kedai ini berlokasi di dekat PLN Rumah Sakit Salak sebelum pindah ke kawasan Bogor Permai pada awal 2000-an.

Asep, penerus usaha generasi ketiga, mengenang perjalanan panjang usaha Toge Goreng Hj. Omah sejak masa kakeknya. Ia menjelaskan bahwa usaha ini dirintis sejak tahun 1970 oleh kakeknya, H. Ujang. Setelah itu diteruskan oleh ibu saya, Hj. Omah, sebagai generasi kedua. Dan saat ini ia ikut membantu sebagai generasi ketiga.

Ciri Khas Toge Goreng Hj. Omah

Berbeda dari kebanyakan usaha toge goreng yang menggunakan campuran tauco dan oncom, racikan Toge Goreng Hj. Omah hanya menggunakan tauco sehingga rasanya lebih bersih, ringan, namun tetap gurih dan meresap. Tauco dimasak perlahan dengan toge, mie, dan tahu, lalu disajikan di atas lontong hangat yang mengeluarkan aroma tauco lembut tanpa bau menyengat.

“Penjual toge goreng di Bogor memang banyak, tapi pembeda kami ada di tauco tanpa oncom yang rasanya lebih halus dan cepat meresap,” jelas Asep. Kesegaran bahan selalu dijaga, toge renyah, mie lembut, dan tahu yang selalu baru, dengan racikan yang sama sejak generasi pertama, sehingga rasa tetap konsisten.

Proses Masak Tradisional yang Tidak Pernah Berubah

Teknik memasak tetap sama sejak puluhan tahun lalu, dengan bahan ditumis di wajan besar yang menghasilkan aroma tauco panas dan gurih. Meski zaman terus berubah, teknik memasak tetap sama sejak puluhan tahun lalu. Bahan ditumis di wajan besar yang menghasilkan aroma tauco harum dan gurih.

“Cara masaknya masih sama seperti dulu, tanpa proses instan, bumbunya tetap diolah secara manual agar rasa khasnya nggak hilang,” katanya. Meski berada di dalam area Bogor Permai, kedai ini tetap ramai, terutama pada akhir pekan saat banyak pengunjung dari luar Bogor yang datang khusus untuk mencicipi toge goreng legendaris ini.

Pengalaman Pelanggan Setia

Ahmad Junaedi, salah satu pelanggan setia sejak tahun 80-an, saat masih dikelola generasi pertama, menurutnya Toge Goreng Hj. Omah rasanya selalu konsisten. “Rasanya konsisten, nggak pernah berubah. Bumbunya meresap, gurihnya pas. Tauconya halus, nggak menyengat seperti yang lain. Untuk harga sih sangat sepadan, malah menurut saya murah untuk ukuran kuliner legendaris begini,” ujarnya.

Ia menilai ciri khas racikan Toge Goreng Hj. Omah terletak pada penggunaan tauco tanpa oncom yang membuat rasanya lebih ringan namun tetap gurih. “Teksturnya juga pas, togenya masih crunchy, tahu dan mienya lembut. Ini yang paling autentik dari semua toge goreng yang pernah saya coba,” ungkapnya.

Rasa yang Konsisten dan Menu Lengkap

Dengan cita rasa yang konsisten dan proses masak yang mempertahankan resep lamanya, seporsi Toge Goreng dibanderol seharga Rp23.000. Satu porsinya berisi lontong, toge, mie, tahu, dan bumbu tauco khas yang sudah jadi ciri khas Toge Goreng Hj. Omah.

Selain itu, ada juga pilihan menu baru berupa kerupuk mie yang dijual seharga Rp12.000 dan cocok jadi pelengkap saat menyantap toge goreng. Toge Goreng Hj. Omah buka setiap hari dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Di akhir pekan biasanya lebih ramai, disarankan datang lebih pagi biar nggak kehabisan.

Lokasinya ada di Jalan Jend. Sudirman No. 23A, Pabaton, Bogor Tengah, tepat di kawasan Sempur. Tempatnya sederhana tapi cukup luas dan dilengkapi area parkir yang memadai.

Dengan reputasi sejak 1970 dan rasa yang nggak berubah sampai sekarang, kedai ini jadi salah satu kuliner yang wajib masuk daftar kalau kamu lagi main ke Bogor.

No More Posts Available.

No more pages to load.