Kolaborasi dan Peran Perempuan Jadi Kunci Penguatan Program P2WKSS di Bogor

by -di lihat 27 kali
Kolaborasi dan Peran Perempuan Jadi Kunci Penguatan Program P2WKSS di Bogor

Peran Perempuan dan Kolaborasi dalam P2WKSS di Kota Bogor

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta penguatan peran perempuan dalam pelaksanaan Program Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di Kota Bogor. Hal ini disampaikannya usai menghadiri kegiatan Evaluasi P2WKSS tingkat Jawa Barat yang dilaksanakan secara luring dan daring di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa (2/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa lokus P2WKSS di Kota Bogor kali ini dilaksanakan di Kelurahan Baranangsiang. Berbagai tantangan dan hambatan yang muncul di wilayah tersebut justru menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mencari solusi, berkolaborasi, dan bersinergi dengan seluruh stakeholder.

“Lokus kegiatan P2WKSS untuk kali ini dilaksanakan di Kelurahan Baranangsiang. Berbagai tantangan dan hambatan di sana menjadi motivasi bagi warga untuk mencari solusi, berkolaborasi, dan bersinergi dengan seluruh stakeholder,” ujarnya.

Jenal Mutaqin menambahkan bahwa P2WKSS merupakan program pemberdayaan perempuan dan keluarga yang dilaksanakan secara terpadu, dan program ini tidak semata-mata menjadi ajang penilaian.

“P2WKSS bukan sekadar lomba. Ini adalah upaya bersama untuk meningkatkan kualitas hidup melalui kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, dan lingkungan,” tuturnya.

Peran Perempuan dalam Pembangunan Keluarga

Jenal Mutaqin juga menegaskan bahwa perempuan menjadi subjek utama dalam pembangunan keluarga. Ibu-ibu didorong untuk terlibat aktif, memperkuat ekonomi rumah tangga, menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta meningkatkan ketahanan sosial keluarga dan masyarakat.

“Peran ibu-ibu cukup strategis dalam menjadikan keluarga yang sehat, cinta pada lingkungan, mengedepankan pendidikan, dan tentu menjadikan keluarga yang betul-betul impian bagi semua yang ada di masyarakat Kota Bogor,” ucapnya.

Dukungan dari Program Lain

Jenal Mutaqin menjelaskan bahwa keberhasilan P2WKSS perlu ditunjang oleh berbagai program lain, salah satunya gerakan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Ia menyampaikan, Kota Bogor saat ini telah mencapai angka 68 persen partisipasi CKG yang dinilai berperan penting dalam mendukung tujuan P2WKSS.

Selain itu, sebagai Ketua Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting, dirinya turut mengungkapkan bahwa terjadi penurunan signifikan dalam dua bulan terakhir. Hal ini didukung kontribusi seluruh ASN Kota Bogor melalui donasi rutin Rp100 ribu per bulan.

“Alhamdulillah dalam dua bulan terakhir terjadi penurunan stunting yang signifikan. Ini bukti bahwa permasalahan apa pun bisa diselesaikan dengan kolaborasi dan sinergi,” tegasnya.

Apresiasi terhadap Semua Pihak

Tak lupa, ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan P2WKSS. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan P2WKSS merupakan buah dari kerja keras OPD, TP PKK, para kader, serta warga yang bergotong royong di setiap tahap kegiatan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dengan penuh semangat bergotong royong untuk menyukseskan program P2WKSS,” pungkasnya.

Tantangan dan Solusi di Kelurahan Baranangsiang

Kelurahan Baranangsiang menjadi lokus utama dalam pelaksanaan P2WKSS kali ini. Wilayah ini memiliki berbagai tantangan yang perlu diatasi, termasuk masalah kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Namun, hal ini justru menjadi motivasi bagi warga untuk bekerja sama dan mencari solusi bersama.

Beberapa inisiatif telah dilakukan di wilayah ini, seperti pelibatan perempuan dalam pengambilan keputusan, penguatan ekonomi keluarga melalui pelatihan keterampilan, dan pembersihan lingkungan bersama. Selain itu, adanya program CKG yang memberikan akses layanan kesehatan gratis juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kesimpulan

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai stakeholder menjadi kunci keberhasilan P2WKSS di Kota Bogor. Peran perempuan sebagai pelaku utama dalam pembangunan keluarga sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat, sejahtera, dan harmonis. Dengan komitmen dan semangat gotong royong, Kota Bogor terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui program-program seperti P2WKSS.

No More Posts Available.

No more pages to load.