Kisah Tetangga di Kontrakan Mie Kimia Bogor: Siang Sepi, Malam Sibuk

by -di lihat 20 kali
Kisah Tetangga di Kontrakan Mie Kimia Bogor: Siang Sepi, Malam Sibuk

Penggerebekan Home Industri Mie dan Kulit Pangsit di Kedunghalang, Kota Bogor

Penggerebekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap sebuah home industri mie dan kulit pangsit di Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, mengejutkan warga sekitar. Tempat tersebut kini telah disegel oleh polisi setelah ditemukan bahan kimia berbahaya yang digunakan dalam proses produksi.

Salah satu warga sekitar, Naryo, mengungkapkan bahwa sebelumnya tidak ada kecurigaan sama sekali terhadap aktivitas home industri tersebut. Ia bahkan mengatakan bahwa keluarganya pernah mengonsumsi mie dengan merek Mie Wayang yang diproduksi di sana, tetapi tidak merasakan adanya efek negatif apapun.

“Gak ada kecurigaan, biasa aja sih,” ujar Naryo, Selasa (2/12/2025). Menurutnya, home industri itu hanya sibuk saat malam hari. Pada siang hari, kontrakan yang digunakan sebagai tempat produksi cenderung sepi.

“Tiap malem (sibuknya), kerjanya malam, angkut-angkutnya juga malam,” katanya. “Kalau siang sepi gak ada kegiatan, kalau ada tukang paket juga sampai teriak-teriak, karena tidur mereka kalau siang kan,” imbuhnya.

Penjelasan dari Ketua RT Setempat

Ketua RT setempat, Feri Sulistyo, menjelaskan bahwa warga di kawasan kontrakan tersebut tidak pernah curiga terhadap home industri ini. Bahkan selama lebih dari lima tahun beroperasi di wilayahnya, tidak ada masalah yang muncul.

“Biasa aja warga gak curiga, tapi dari pengakuan mereka sih, pakai bahan pengawet itu baru empat bulan berjalan. Beroperasinya kurang lebih ada lima tahun,” katanya. Menurut Feri, home industri ini sudah beroperasi sebelum ia menjabat sebagai RT.

Hubungan antara pemilik usaha dengan warga sekitar juga terjalin dengan baik. “Sama tetangga juga gak ada masalah,” ungkapnya.

Temuan Bahan Kimia Berbahaya

Home industri ini digerebek oleh polisi pada Sabtu (29/11/2025). Dalam penggerebekan tersebut, pihak kepolisian menemukan beberapa bahan kimia berbahaya seperti tawas dan potasium.

“Di dalam rumah, ditemukan beberapa mesin produksi mie dan pangsit, bahan baku, serta bahan tambahan seperti potasium, baking soda, tawas, dan lainnya. Padahal, dalam komposisi di kemasan tidak tercantum penggunaan tawas maupun potasium,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Aji Riznaldi Nugroho.

Dua orang pekerja dari home industri ini diamankan oleh polisi dalam penggerebekan tersebut. Namun, pemilik usaha yang berinisial W tidak sedang berada di lokasi saat penggerebekan berlangsung. Diduga, ia melarikan diri setelah mengetahui adanya tindakan dari pihak berwajib.

Tindakan yang Dilakukan oleh Pihak Berwajib

Setelah penggerebekan, pihak kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penggunaan bahan kimia berbahaya dalam produksi mie dan kulit pangsit. Mereka juga meminta keterangan dari para pekerja dan warga sekitar untuk memperkuat kasus ini.

Polisi akan terus melakukan investigasi untuk menemukan pemilik usaha yang kabur dan memastikan bahwa tidak ada produk berbahaya yang telah diedarkan ke pasar. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak mengonsumsi produk yang mencurigakan.


No More Posts Available.

No more pages to load.