Wakil Wali Kota Bogor Ajak ASN dan Staf Bersihkan Balai Kota
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk menjaga kebersihan di lingkungan Balai Kota. Ia menyampaikan hal tersebut saat mengikuti kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) yang digelar di sekitar Balai Kota Bogor, Jumat (5/12/2025) pagi.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan para pegawai negeri, tetapi juga seluruh staf yang bekerja di gedung putih tersebut. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan nyaman. Selain itu, petugas pemadam kebakaran turut serta dalam kegiatan tersebut dengan membawa satu unit truk pemadam kebakaran untuk menyemprotkan air pada lantai plaza.
“Kita juga melakukan pengecatan pada pagar dan bagian depan Balai Kota agar terlihat lebih indah dan kinclong. Sesekali kita membersihkan Balai Kota, karena Balai Kota harus lebih bersih dari tempat lain,” ujar Jenal Mutaqin.
Aksi Jumsih dilakukan setiap hari Jumat sebelum aktivitas rutin dimulai. Menurutnya, kegiatan ini dilakukan secara berkala setiap minggu sebagai bentuk kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
- Kegiatan Jumsih bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi juga menjadi ajang membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan.
- Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk petugas pemadam kebakaran, kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kondisi bangunan dan lingkungan sekitarnya.
- Penambahan elemen seperti pengecatan pagar dan area depan Balai Kota menunjukkan bahwa kebersihan tidak hanya soal kebersihan fisik, tetapi juga estetika dan kenyamanan.
Peran Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan
Selain kegiatan internal di Balai Kota, Jenal Mutaqin juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan. Ia mengatakan bahwa kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat luas.
- Setiap individu memiliki kontribusi dalam menjaga lingkungan sekitar.
- Kesadaran masyarakat akan kebersihan bisa ditingkatkan melalui kegiatan sosial dan edukasi.
- Partisipasi masyarakat dalam kegiatan seperti Jumsih dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup di kota.
Tantangan dan Solusi
Meski kegiatan Jumsih telah menjadi rutinitas, ada tantangan yang sering dihadapi. Misalnya, kurangnya partisipasi masyarakat atau minimnya sumber daya untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan.
- Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
- Edukasi dan sosialisasi penting dilakukan agar masyarakat memahami manfaat dari kebersihan lingkungan.
- Peningkatan fasilitas dan pengadaan alat kebersihan juga menjadi solusi jangka panjang.
Kesimpulan
Kegiatan Jumsih yang dilakukan oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan. Melalui partisipasi aktif dari ASN, staf, dan petugas pemadam kebakaran, Balai Kota Bogor dapat tetap bersih dan nyaman.
Dengan terus dilakukannya kegiatan ini setiap minggu, diharapkan dapat memberikan contoh yang baik bagi masyarakat luas. Kebersihan bukan hanya sekadar tugas, tetapi juga bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas hidup di tengah perkotaan.





