Masalah Jakarta yang Perlu Diselesaikan Sebelum Tahun 2026
Pemprov DKI Jakarta diingatkan oleh anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, untuk menuntaskan berbagai masalah yang belum selesai sebelum Tahun Baru 2026. Beberapa isu utama yang perlu segera ditangani antara lain banjir, kemacetan, dan pengelolaan sampah.
Kenneth mengatakan bahwa pemerintah provinsi harus lebih responsif terhadap persoalan klasik yang masih terjadi di Ibu Kota. Hal ini mencakup banjir, kemacetan, kualitas udara, serta ketimpangan sosial. Menurutnya, fokus pembangunan tidak boleh hanya terbatas pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta.
Program Strategis yang Perlu Dipercepat
Beberapa program strategis yang perlu segera diselesaikan antara lain:
Percepatan pembangunan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah
Normalisasi sungai dan kawasan pesisir
Penguatan drainase serta tanggul
Pembenahan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir
Kenneth menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat agar setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta.
Penanganan Kemacetan dan Pengembangan Transportasi Publik
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan transportasi publik dan pengembangan flyover atau jembatan yang efektif dalam mengurai kemacetan. Peningkatan layanan MRT dan TransJakarta harus menjadi prioritas agar warga beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.
Penguatan Sektor Ekonomi Kerakyatan
Kenneth menegaskan bahwa penguatan sektor ekonomi kerakyatan, terutama UMKM dan ekonomi kreatif, sangat penting untuk membuka lapangan kerja baru dan mengurangi ketimpangan sosial.
Sinergi dalam Penanganan Bencana
Terkait penanganan bencana, Kenneth menekankan perlunya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penanggulangan bencana, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan dukungan anggaran memadai dan tata kelola transparan, setiap bencana bisa ditangani secara cepat, manusiawi, dan berkelanjutan.
Momentum Tahun 2026
Kenneth menegaskan bahwa tahun 2026 harus dimanfaatkan sebagai momentum percepatan penyelesaian masalah klasik Jakarta. Dengan pengawasan ketat dan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, ia optimistis Jakarta dapat tumbuh menjadi kota yang lebih tertata, tangguh, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.





