Prancis Menyesali Kondisi Tawanan Israel yang Kurang Gizi

by -di lihat 178 kali
Prancis Menyesali Kondisi Tawanan Israel yang Kurang Gizi

Prancis Menyesali Kondisi Tawanan Israel yang Kurang Gizi

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot mengkritik tindakan Hamas yang ia anggap sebagai perbuatan yang tidak terpuji. Kritik ini disampaikan terkait video seorang tawanan Israel yang kurus dan telah ditahan selama 666 hari.

“Tindakan yang tidak terpuji, para tawanan Israel itu sangat menyedihkan setelah 666 hari ditahan di Gaza oleh Hamas,” kata Barrot, dilaporkan dariAFP, Minggu (3/8).

“Mereka perlu dibebaskan tanpa kondisi apapun. Hamas harus didepak, serta dijauhkan dari pemerintahan di Gaza,” katanya.

Video mengenai kondisi tawanan dirilis oleh Hamas pada hari Jumat (1/8). Video yang berdurasi satu menit tersebut menunjukkan seorang pria, yang merupakan tawanan Israel, dalam keadaan kurang gizi dan lemah, berada di dalam sebuah terowongan beton.

Situasi tersebut memicu kemarahan di Israel.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Eyal Zamir, mengatakan tindakan tersebut tidak akan mengurangi perang di Gaza. Terutama jika negosiasi dengan Hamas gagal mencapai kesepakatan untuk membebaskan tawanan.

Sampai saat ini, masih terdapat 49 dari 251 tawanan yang ditahan oleh Hamas di Gaza, sejak serangan pada 7 Oktober 2023.

Baca Juga:  KRL Anjlok di Kota, KAI Atur Ulang Perjalanan Bogor-Manggarai

Dari jumlah tersebut, 27 di antaranya adalah tentara Israel dan mereka telah gugur.

No More Posts Available.

No more pages to load.