Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Maut di Pekanbaru

by -di lihat 167 kali

SudutBogor, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru sedang melakukan penyelidikan terkait penyebabkebakarankejadian menyedihkan yang terjadi di sebuah ruko di Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada hari Minggu, 3 Agustus 2024 dini hari.

Api tersebut menyebabkan empat penghuni ruko meninggal dunia dengan kondisi hangus terbakar.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Jeki Rahmat Mustika mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah penyelidikan di lokasi kejadian perkara (TKP).

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara menyebutkan bahwa api berasal dari lantai dua bangunan, namun hal ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut melalui pemeriksaan lokasi kejadian dan keterangan para ahli,” kata Jeki.

Empat korban yang meninggal dalam kejadian tersebut adalah Joko Suryono (40), Yenly Gunawan (38), dan dua putra mereka, Kevin Zheng (15) serta Calvin Zheng (10).

Ketika ditemukan, seluruh korban berada di lantai dua dalam keadaan terbakar habis.

Beberapa saksi telah dimintai keterangan, termasuk dua warga yang tinggal di ruko seberang, yaitu Qwa Rodjiguler (22) dan Rivaldo Armaja (27).

Baca Juga:  Tolak SE Dedi Mulyadi, Farhan Izinkan Studi Tour Siswa TK hingga SMP

Keduanya mengakui bahwa mereka pertama kali menyadari adanya kebakaran setelah diberitahu oleh seorang pengemudi yang mengetuk pintu mereka sekitar pukul 03.40 WIB.

Mereka kemudian melihat asap dan api yang semakin besar dari lantai atas toko korban dan segera menghubungi Badan Penanggulangan Kebakaran serta pihak kepolisian.

Lima kendaraan pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.

Api telah padam sekitar pukul 07.30 WIB. Jenazah para korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau dengan menggunakan tiga kendaraan ambulans.

“Langkah-langkah yang telah kami lakukan oleh pihak kepolisian, mulai dari pengolahan tempat kejadian perkara, pengamanan lokasi, pencatatan saksi, hingga dokumentasi kejadian. Kami juga akan bekerja sama dengan tim laboratorium forensik untuk memastikan sumber dan penyebab api,” tambah Kombes Jeki.

Sampai saat ini, kerugian finansial yang disebabkan oleh kebakaran masih belum bisa ditentukan.

Kondisi pasca peristiwa dianggap aman dan kondusif.

“Kami mengajak masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran, khususnya di area yang padat penduduk dan perkantoran,” katanya.(mcr36/jpnn)

Baca Juga:  Anggota Ormas Pemalak Pedagang Nanas di Bekasi Kejar Korban dengan Golok

No More Posts Available.

No more pages to load.