BOGORMEDIA – Sungai Ciliwung kembali menjadi perhatian. Empat hotel di wilayah Puncak, Bogor, ditutup oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) karena terbukti mencemari aliran Sungai Ciliwung. Tidak tanggung-tanggung, salah satunya adalah hotel berbintang yang belum memiliki sistem pengolahan air limbah.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa tindakan penyegelan ini merupakan bagian dari operasi besar dalam upaya melindungi sungai Ciliwung dari hulu.
KLHK telah mengidentifikasi sebanyak 22 hotel berbintang 3 dan lebih tinggi yang terletak di sepanjang segmen 1 Sungai Ciliwung, yaitu di kawasan Puncak, Bogor.
Empat di antaranya telah dikunci karena tidak memiliki sistem pengelolaan limbah yang sesuai dengan peraturan.
“Kita sudah melakukan pemetaan, jadi berdasarkan kriterianya hotel bintang 3 ke atas, yang kita peta ada sebanyak 22. Hari ini 4, besok lagi, hingga mencapai 22 yang memiliki bintang 3 ke atas,” ujar Hanif saat penyegelan di Hotel Rizen Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat (9/8/2025).
1. Limbah secara langsung terbuang ke sungai, salah satunya dari The Rizen Hotel
Salah satu penginapan yang ditutup adalah The Rizen Hotel. Diketahui bahwa hotel ini membuang limbah langsung ke sungai tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu.
“Terkait dengan The Rizen Hotel ini, merupakan salah satu sumber pencemaran terhadap kualitas air Ciliwung karena tidak memiliki fasilitas pengelolaan air limbah. Jadi, air limbahnya langsung dialirkan ke sungai-sungai ini,” tambahnya.
2. Pemerintah memberikan waktu, namun terdapat sanksi
Meskipun telah ditutup, pihak hotel tetap diberi kesempatan untuk mengajukan izin lingkungan. Namun, hal ini tidak berarti tanpa konsekuensi.
“Di dalam undang-undang lingkungan diizinkan untuk menindaklanjuti hal ini, tetapi terdapat beberapa denda yang harus dibayar. Jadi segera,” tegas Menteri Hanif.
3. Setelah bintang 3 dan di atasnya, hotel berbintang juga akan diperbaiki penataannya
Penghentian operasi hotel tidak akan berhenti pada hotel berbintang. Setelah selesai menangani yang berbintang 3 dan lebih tinggi, KLHK akan melanjutkan pemeriksaan terhadap hotel kelas Melati.
“Jika bintang 3 atau lebih tinggi telah selesai, maka kita akan kembali ke yang di bawah bintang 3, mungkin Melati. Setelah Melati selesai, baru kita bisa turun ke segmen 2. Ini masih di segmen 1. Jadi seperti itu, ini berdampak pada penurunan kualitas Sungai Ciliwung dan kita membersihkan Sungai Ciliwung dari hulu,” katanya.








