Mata Merah? Ini Cara Aman Mengobatinya di Rumah

by -di lihat 145 kali
Mata Merah? Ini Cara Aman Mengobatinya di Rumah

Penyebab Umum Mata Merah

Mata merah sering kali menjadi tanda dari berbagai kondisi yang bisa bersifat ringan maupun parah. Banyak orang langsung merasa khawatir ketika melihat mata mereka terlihat merah dan memerah di cermin. Namun, dalam banyak kasus, kondisi ini dapat dikelola dengan cara sederhana tanpa perlu ke dokter. Meskipun demikian, penting untuk mengetahui kapan saatnya mengunjungi dokter agar tidak terjadi komplikasi.

Mata merah terjadi ketika pembuluh darah kecil di bagian putih mata (sklera) melebar atau meradang. Beberapa penyebab umum yang sering terjadi antara lain:

  • Iritasi atau Alergi

    Debu, polusi, asap rokok, atau bulu hewan peliharaan bisa menyebabkan iritasi atau alergi yang membuat mata tampak merah dan berair.

  • Kurang Tidur atau Mata Lelah

    Begadang, terlalu lama menatap layar, atau kelelahan dapat menyebabkan pembuluh darah mata membesar dan tampak merah.

  • Infeksi

    Konjungtivitis, yang sering disebut sebagai mata merah karena infeksi virus atau bakteri, sangat umum terjadi, terutama saat daya tahan tubuh sedang turun.

  • Cedera atau Trauma

    Mata yang terkena benda asing, tergores, atau terbentur bisa memicu peradangan dan kemerahan.

  • Penggunaan Lensa Kontak

    Lensa kontak yang tidak steril atau terlalu lama dipakai bisa menyebabkan infeksi atau iritasi.

Baca Juga:  Penyebab Usus Buntu pada Anak, Waspadai Makanan Ringan!

4 Cara Mengatasi Mata Merah di Rumah

Jika kondisi mata merah tidak disebabkan oleh penyakit serius, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan di rumah:

  • Kompres Dingin

    Gunakan kain bersih yang dibasahi air dingin, lalu kompres mata selama beberapa menit. Ini membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan.

  • Gunakan Obat Tetes Mata Sesuai Kebutuhan

    Obat tetes mata yang mengandung bahan antiinflamasi atau pelumas dapat membantu meredakan iritasi. Pilih sesuai penyebabnya, baik karena alergi, kering, atau infeksi ringan.

  • Istirahatkan Mata

    Hindari penggunaan gadget untuk sementara waktu. Cobalah metode 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik.

  • Hindari Mengucek Mata

    Mengucek mata hanya akan memperparah iritasi, menyebarkan kuman, atau bahkan menambah luka mikro pada permukaan mata.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan ke dokter mata jika muncul salah satu gejala berikut:

  • Mata merah disertai nyeri hebat atau penglihatan buram
  • Terdapat sensasi benda asing yang tidak hilang
  • Mata merah disertai keluarnya nanah atau lengket saat bangun tidur
  • Mata terasa sensitif terhadap cahaya
  • Tidak membaik setelah 2–3 hari perawatan mandiri
Baca Juga:  Benarkah Keringat Tanda Sembuh?

Mata merah memang kerap dianggap sepele, tetapi jangan abaikan jika disertai gejala lain yang mengganggu. Mengenali penyebabnya dan melakukan penanganan awal yang tepat dapat membantu mata pulih lebih cepat. Namun, jika kondisinya tak kunjung membaik, konsultasikan dengan dokter mata untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

No More Posts Available.

No more pages to load.