Banjir, Longsor, dan Angin Kencang Mengguncang Bogor

by -di lihat 108 kali
Banjir, Longsor, dan Angin Kencang Mengguncang Bogor

BOGORMEDIA – Beberapa daerah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilanda banjir, tanah longsor, serta angin kencang, Sabtu (9/8).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaporkan lebih dari 2.000 orang terkena dampaknya.

Bencana terburuk terjadi di Desa Tegal, Kecamatan Kemang, saat Sungai Cibeteung meluap dan airnya menggenangi permukiman hingga ketinggian 1–2 meter.

“Banjir ini memengaruhi 120 kepala keluarga atau sekitar 500 orang. Warga dievakuasi dengan perahu karet, dan hingga malam hari air belum juga surut,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani, Minggu.

Bencana besar lainnya terjadi di Desa Bojong Gede, Kecamatan Bojonggede, akibat meluapnya air Sungai Cibeureum dan Sungai Pesanggrahan dengan ketinggian air sekitar 110 sentimeter.

Ada 146 rumah yang terkena dampak, dengan total 572 jiwa terlibat, beberapa di antaranya mengungsi ke alamat yang sama dan titik pengungsian di sekitar.

Kemudian di Desa Pasir Gaok, Kecamatan Rancabungur, hujan lebat menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Sembilan kepala keluarga terkena dampak banjir, empat rumah rusak akibat arus air, dan satu rumah rusak karena tanah longsor. Totalnya 38 jiwa mengungsi ke Majlis Nurul Hidayah.

Baca Juga:  Perluasan 5G di Bandung: Teknologi Cepat Menjelajah Pusat dan Pinggiran

Masih berada di Rancabungur, banjir juga menyerang Kampung Cimulang Ujung setelah Kali Pasir Gaok meluap. Banjir menggenangi 18 rumah dengan 132 jiwa terkena dampaknya, serta menyebabkan satu rumah mengalami kerusakan sedang dan satu rumah mengalami kerusakan ringan. Dua kepala keluarga memutuskan untuk mengungsi ke rumah kerabat.

Kecamatan Kemang juga terkena banjir di Kampung Kemang dan Kemang Sekolahan. Banjir dari Kali Cibeteung yang mencapai ketinggian satu meter menenggelamkan enam rumah, menyebabkan satu rumah roboh dan dua rumah dindingnya rusak, serta memengaruhi 19 orang.

Kemudian di Kecamatan Bojonggede, banjir melanda Kampung Duren Baru dan Kampung Parakan Jati di Desa Susukan akibat meluapnya Kali Pesanggrahan yang mencapai ketinggian 50–80 sentimeter. Sebanyak 53 rumah terendam dengan total 155 orang terkena dampak.

Bencana longsor terjadi di Kampung Sremped, Kecamatan Cibinong, yang merusak dua rumah dan mengancam satu bangunan lainnya, sehingga memengaruhi lima orang.

Selanjutnya di Kecamatan Kemang, Kampung Bukit terkena banjir dan tanah longsor setelah dinding penahan tanah retak, sehingga mengakibatkan kerusakan infrastruktur seperti tanah yang ambles sepanjang 15 meter dan bangunan TPT roboh.

Baca Juga:  Geliat Emiten Aguan dan Grup Salim Pasca Pengumuman Proyek Baru di PIK 2

Tanah longsor juga menghalangi jalan di Kampung Pajeleran dan Blok I, Desa Sukahati, Kecamatan Cibinong, setelah pagar warga dan TPT roboh.

Di sisi lain, hujan disertai angin kencang membuat pohon tumbang di Desa Tegal Kecamatan Kemang, serta Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong, yang sempat menghalangi akses jalan sebelum akhirnya dievakuasi.

Adam menjelaskan, BPBD mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke berbagai lokasi yang terkena dampak untuk melakukan koordinasi dengan perangkat desa, RT/RW, TNI, Polri, dan para relawan. Langkah penanganan meliputi pemeriksaan cepat, analisis risiko, evakuasi penduduk ke tempat aman, pembersihan material longsor dan banjir, pengurasan air, serta pemotongan pohon yang tumbang.

“Selain itu, kami mendistribusikan bantuan logistik darurat seperti terpal, makanan siap santap, serta kebutuhan pokok lainnya bagi penduduk yang mengungsi. Pelatihan tentang bencana juga kami berikan secara langsung di lapangan agar warga tetap waspada terhadap kemungkinan bencana lanjutan,” ujar Adam.

Menurutnya, sebagian besar banjir mulai berkurang pada malam hari, namun BPBD tetap mengawasi wilayah yang rentan tergenang dan longsor karena kemungkinan hujan masih tinggi di Kabupaten Bogor.

Baca Juga:  Rute Banjarbaru-Jeddah Dibuka, Jemaah Umrah Lebih Cepat Sampai

No More Posts Available.

No more pages to load.