Penyelidikan Tragedi Pembagian Makanan di Acara Pernikahan Wabup Garut Diambil Alih oleh Polda Jabar
Pihak kepolisian kini resmi mengambil alih penyelidikan terkait tragedi maut yang terjadi dalam acara pembagian makanan selama pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina dan Maula Akbar. Insiden ini menewaskan tiga orang dan kini sedang ditangani oleh Unit Kriminal Umum (Krimum) Polda Jawa Barat.
Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, menjelaskan bahwa berkas perkara tersebut telah dilimpahkan ke Polda Jabar pada hari Minggu (20/7/2025) pukul 10.30 WIB. Ia menyampaikan bahwa proses penyelidikan awal telah selesai dilakukan oleh pihak Polres Garut.
“Kita sudah melakukan serangkaian penyelidikan terkait kejadian di Pendopo mengenai pembagian makanan gratis. Semua langkah-langkah yang diperlukan telah kita lakukan,” ujar Joko kepada para jurnalis, Senin (21/7/2025).
Ia menegaskan bahwa semua berkas dan proses penyelidikan awal telah diserahkan ke Krimum Polda Jabar. Proses penyelidikan ini melibatkan sejumlah pihak yang terlibat dalam acara tersebut. Dalam tahap awal, sebanyak sepuluh orang telah diperiksa.
Para saksi yang diperiksa berasal dari berbagai instansi dan kelompok yang terlibat dalam acara tersebut. Termasuk di dalamnya adalah tim pengamanan, event organizer atau wedding organizer (WO), anggota Satpol PP, petugas kesehatan, serta tim ambulans yang berada di lokasi kejadian.
“Semua pihak yang terlibat telah kita periksa, baik dari pengamanan, WO, Satpol PP, maupun pihak lain yang ada di lokasi,” tambah Joko.
Pelimpahan kasus ini dilakukan atas perintah langsung dari Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan. Joko menegaskan bahwa Polres Garut tetap siap mendukung dan membantu proses penyidikan yang dilakukan oleh Polda Jabar.
“Kita juga siap membantu apabila diperlukan oleh Polda Jabar dalam proses penyidikan lebih lanjut,” tutup Joko.
Proses Penyelidikan yang Dilakukan
Berikut adalah beberapa hal yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian dalam penyelidikan kasus ini:
- Pemeriksaan Saksi: Sepuluh orang telah diperiksa sebagai bagian dari proses penyelidikan. Mereka berasal dari berbagai pihak yang terlibat dalam acara tersebut.
- Pengumpulan Bukti: Seluruh bukti yang ditemukan di lokasi kejadian telah dikumpulkan dan disiapkan untuk diserahkan ke Polda Jabar.
- Koordinasi dengan Pihak Terkait: Pihak Polres Garut bekerja sama dengan berbagai instansi seperti Satpol PP, petugas kesehatan, dan event organizer untuk memastikan proses penyelidikan berjalan lancar.
Peran Polda Jabar
Unit Krimum Polda Jabar akan menjadi pengambil alih utama dalam penyelidikan kasus ini. Tugas mereka mencakup:
- Analisis dan Evaluasi Bukti: Meninjau semua data dan bukti yang telah dikumpulkan oleh Polres Garut.
- Penyelidikan Lanjutan: Melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap saksi-saksi dan pelaku jika diperlukan.
- Pembuatan Laporan Akhir: Menyusun laporan lengkap tentang kejadian tersebut untuk diproses lebih lanjut.
Dengan penanganan oleh Polda Jabar, diharapkan proses penyelidikan dapat berjalan lebih efektif dan transparan. Masyarakat menantikan hasil akhir dari kasus ini agar dapat memperoleh kejelasan dan keadilan.





