Tara Barso Bagikan Perjalanan Mengenakan Kebaya Sehari-hari

by -di lihat 185 kali
Tara Barso Bagikan Perjalanan Mengenakan Kebaya Sehari-hari

Tara Basro Jatuh Hati pada Kebaya sebagai Pakaian Harian

Di tengah semangat untuk menjaga budaya Indonesia, aktris ternama Tara Basro mulai memperlihatkan kecintaannya terhadap kebaya. Tidak hanya digunakan dalam acara formal seperti undangan pernikahan, kini ia lebih sering mengenakan kebaya dalam aktivitas sehari-hari. Hal ini diungkapkan oleh Tara saat mengikuti talkshow yang berjudul “Berdaya Lewat Kebaya: Menjadi Sosok Otentik Perempuan Berkebaya” yang diselenggarakan di Posco, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Tara menekankan bahwa kebaya tidak lagi menjadi pakaian yang hanya digunakan dalam situasi tertentu. Banyak masyarakat kini mulai melirik kebaya sebagai pilihan busana yang bisa dikenakan dalam kegiatan santai. Dengan padu padan yang sesuai, kebaya tidak lagi dianggap kuno, justru bisa tampil unik dan tetap modis.

“Setiap kali memakai kebaya, aku merasa bangga. Aku merasa kuat dan cantik. Aura saya langsung terpancar,” ujarnya dengan antusias.

Menurut Tara, tidak ada aturan ketat dalam mengenakan kebaya. Yang terpenting adalah sesuaikan dengan acara yang akan dihadiri. Ia juga menyampaikan bahwa kini banyak brand fesyen yang menciptakan model kebaya yang lebih modern dan kekinian.

Baca Juga:  Armand Maulana dan Badai Kritik Kafe Hentikan Lagu Hits Gara-Gara Royalti

“Fesyen pasti berkembang. Jadi, kamu bisa memakai kebaya sesuai dengan keinginanmu sendiri. Tidak perlu terikat aturan, seperti misalnya kebaya harus ada kancing atau tidak. Semuanya terserah bagaimana kamu ingin memakainya,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa kini orang-orang lebih kreatif dalam menggunakan kebaya. Hal ini membuatnya semakin antusias dan senang.

Kebaya dalam Film Pendek ‘Kita Berkebaya’

Dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional yang jatuh setiap 24 Juli, Tara Basro turut serta dalam film pendek berjudul “Kita Berkebaya” yang digagas oleh Bakti Budaya Djarum Foundation. Film ini bertujuan untuk membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap kebaya sebagai busana khas perempuan Indonesia.

Tara mengaku sangat terharu dan bangga bisa terlibat dalam proyek tersebut. Salah satu hal yang tak terlupakan adalah jumlah perempuan yang ikut terlibat dalam proses syuting, yaitu lebih dari 200 orang.

“Prosesnya sangat menyenangkan. Mulai dari membaca skrip hingga merasakan semangat dan cinta terhadap kebaya. Aku merasa bangga karena semua wanita bersatu. Saat tiba di lokasi syuting, ada sekitar 200 perempuan yang mengenakan kebaya. Aku hampir menangis dan merinding karena semua terasa begitu istimewa,” kata Tara dengan penuh perasaan.

Baca Juga:  Rayakan Kemerdekaan, Tiket Rivera Bogor Mulai Rp17 Ribu

Film pendek ini menjadi bukti bahwa kebaya masih relevan dan bisa ditempatkan dalam berbagai bentuk ekspresi budaya. Dengan partisipasi Tara Basro, diharapkan kebaya dapat kembali menjadi simbol kebanggaan bagi perempuan Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.