SMP Swasta Viral di Bekasi Hanya Miliki 3 Siswa, Ini Penjelasan Disdik Kota Bekasi

by -di lihat 168 kali
SMP Swasta Viral di Bekasi Hanya Miliki 3 Siswa, Ini Penjelasan Disdik Kota Bekasi

Sekolah Swasta di Bekasi Hanya Dapat Tiga Murid Baru, Ini Penjelasan dan Harapan dari Pihak Sekolah

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Persada Bhakti di Kota Bekasi kembali menjadi perhatian setelah hanya menerima tiga murid baru untuk tahun ajaran 2025/2026. Kondisi ini menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terutama setelah masa pandemi berakhir.

Kepala SMP Persada Bhakti, Ai Suratna Sari, menjelaskan bahwa saat pendaftaran calon peserta didik baru, sekolah menerima 10 berkas pendaftar. Namun, ketika masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) digelar, hanya tiga siswa yang hadir. Sementara tujuh pendaftar lainnya tidak hadir tanpa memberikan pemberitahuan apapun.

“Tujuh pendaftar tidak datang. Saya juga tidak tahu pasti kenapa. Karena ketika di WhatsApp ditanya kembali, ternyata tidak jadi untuk masuk ke sini,” ujar Sari kepada wartawan.

Saat ini, jumlah total murid di SMP Persada Bhakti hanya mencapai 27 anak. Rinciannya adalah tiga siswa di kelas 7, serta masing-masing 12 siswa di kelas 8 dan 9. Sekolah yang telah beroperasi sejak 2003 ini sebelumnya sempat memiliki ratusan peserta didik. Namun, angka tersebut mulai menurun secara drastis sejak akhir masa pandemi pada 2023.

Baca Juga:  Kepala BUMD Kabupaten Bekasi Diduga Selingkuh dengan Anggota DPRD

“Pas habis pandemi ini kami mulai turun. Tahun ini paling drastis, kami cuma dapat tiga, tahun lalu sekitar 14,” tambah Sari.

Dalam hal ini, Sari berharap pemerintah dapat memberikan solusi untuk mengatasi ketimpangan dalam jumlah peserta didik antara sekolah swasta dan negeri. Ia berharap adanya perhatian lebih agar bisa memperbaiki situasi ini.

“Harapannya ke depan semoga pemerintah dapat menutupi kekurangan yang sekarang, agar lebih ada pemerataan,” ujarnya.

Peran Pemerintah dalam Memperkuat Sekolah Swasta

Menurut Alexander Zulkarnain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, kondisi seperti ini merupakan konsekuensi dari persaingan antar sekolah. Ia menilai bahwa sekolah swasta harus memiliki keunggulan untuk tetap diminati oleh masyarakat.

“Memang harus ada keunggulan di sekolah swasta itu. Kalau tidak, tidak akan dilirik oleh masyarakat,” kata Alexander.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan dan fasilitas sangat penting untuk meningkatkan daya tarik sekolah swasta. Selain itu, ia juga menyarankan agar semua pihak, termasuk sekolah swasta, terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Baca Juga:  Promo Makanan Spesial HUT RI 17 Agustus 2025, Ada BMK Baso dan Big Kong Dimsum

Upaya Sekolah untuk Meningkatkan Minat Masyarakat

Meski jumlah murid sedikit, pihak sekolah tetap berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pendidikan. Humas SMP Persada Bhakti, Irwanto, menyatakan bahwa tidak ada kekhawatiran sekolah akan tutup.

“Ya kami meningkatkan fasilitas dulu, ini sudah mulai kita perbarui catnya. Kami bikin labnya, semua kamak penuhin. Jadi tahun ajaran baru kita sudah siap semuanya,” ujar Irwanto.

Selain itu, pihak sekolah juga berencana untuk memperbaiki tampilan fisik sekolah dan memperluas ruang belajar agar lebih nyaman bagi siswa. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan minat masyarakat terhadap sekolah swasta dapat kembali meningkat.

Tantangan yang Dihadapi Sekolah Swasta

Peningkatan jumlah siswa di sekolah swasta tidak hanya bergantung pada kualitas pendidikan, tetapi juga pada strategi pemasaran dan promosi. Banyak orang tua cenderung memilih sekolah negeri karena dianggap lebih stabil dan memiliki biaya yang lebih terjangkau.

Namun, dengan perbaikan kualitas dan fasilitas, sekolah swasta seperti SMP Persada Bhakti dapat bersaing dengan sekolah-sekolah lain. Diperlukan kolaborasi antara pihak sekolah, pemerintah, dan masyarakat untuk memastikan bahwa pendidikan berkualitas dapat diakses oleh semua kalangan.

Baca Juga:  KRL Terjatuh, Rute Bogor-Jakarta Kota Macet

Dengan demikian, upaya untuk memperbaiki kondisi sekolah swasta tidak hanya berdampak pada jumlah siswa, tetapi juga pada kualitas pendidikan keseluruhan di wilayah Kota Bekasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.