Koperasi Desa Merah Putih Mekarjaya sebagai Contoh yang Menginspirasi
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Mekarjaya di Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang menunjukkan kinerja yang sangat mengesankan. Hal ini membuat KDMP ini menjadi salah satu percontohan bagi kabupaten tersebut. Berdiri pada 20 Juni, koperasi ini telah berkembang pesat dalam waktu singkat.
Pada awalnya, jumlah anggota koperasi ini sekitar 100 orang lebih dengan modal usaha sebesar Rp1,5 juta. Namun, hingga bulan Juli 2025, jumlah anggota meningkat menjadi 426 orang dan modal koperasi telah mencapai Rp85 juta. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa KDMP Mekarjaya berhasil membangun kepercayaan masyarakat dan menjalankan bisnis secara efektif.
KDMP Mekarjaya memiliki berbagai layanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya adalah gerai yang menyediakan kebutuhan pokok seperti sembako, elpiji, pupuk, serta dukungan untuk UMKM. Di dalam gerai tersebut juga tersedia pupuk organik yang merupakan bagian dari inisiatif koperasi untuk menjaga lingkungan dan mempromosikan pertanian berkelanjutan.
Salah satu hal yang membedakan KDMP Mekarjaya adalah adanya kerja sama dengan Dapur Gizi Nasional. Koperasi ini juga menawarkan layanan pengantaran barang kepada pelanggan. Selain itu, mereka telah berhasil memasarkan produk-produk seperti pupuk organik dan gas organik yang ramah lingkungan.
Gas organik yang ditawarkan oleh KDMP Mekarjaya tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga mendukung program pembangunan berkelanjutan (SDG). Program ini bertujuan untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dari 270 desa dan kelurahan di Kabupaten Sumedang, sudah terbentuk KDMP. Untuk memudahkan pengelolaan dan pemantauan, pemerintah setempat telah mengembangkan aplikasi bernama Sindang. Aplikasi ini berfungsi sebagai sistem informasi perdagangan barang, di mana terdapat dashboard KDMP yang dapat digunakan untuk melihat kondisi koperasi secara real-time, termasuk jumlah anggota, modal, dan pendidikan anggota.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa pihaknya akan berkomitmen untuk memajukan KDMP di wilayahnya. Menurutnya, jika koperasi kuat, maka anggotanya akan semakin kuat. KDMP bukan hanya membantu akses pangan murah, tetapi juga menyediakan elpiji dan pupuk dengan harga yang terjangkau.
Selain itu, KDMP juga berperan penting dalam mengurangi praktik rentenir dan pinjaman online ilegal. Bupati yakin bahwa KDMP adalah instrumen penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat. Sebagai bentuk apresiasi, satu kecamatan akan dipilih untuk mendapatkan penghargaan atas kinerja yang baik dalam pengelolaan KDMP.





