BPS: 5 Wilayah Paling Berkembang di Kalimantan Selatan, Juara Bukan Banjarmasin Tapi Penghasil Intan

by -di lihat 152 kali
BPS: 5 Wilayah Paling Berkembang di Kalimantan Selatan, Juara Bukan Banjarmasin Tapi Penghasil Intan

Daftar Lima Wilayah Paling Maju di Kalimantan Selatan Berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kualitas hidup masyarakat suatu wilayah. Di Kalimantan Selatan, IPM mencerminkan tingkat kemajuan yang berbeda-beda antar daerah. Tahun 2024 menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya, dengan angka IPM mencapai 75,19. Angka ini meningkat sebesar 0,53 poin dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 74,66.

IPM mengukur tiga dimensi utama, yaitu umur panjang dan sehat, pengetahuan, serta kehidupan yang layak. Berikut adalah lima wilayah terdepan di Kalimantan Selatan berdasarkan perolehan skor IPM pada tahun 2024:

1. Kota Banjarbaru

Kota Banjarbaru menduduki posisi pertama dengan IPM mencapai 82,65. Angka ini sangat tinggi dan bahkan melebihi beberapa wilayah lain di Indonesia. Sejak 16 Maret 2022, Banjarbaru resmi menjadi ibu kota provinsi Kalimantan Selatan, menggantikan Banjarmasin.

Banjarbaru dikenal sebagai penghasil intan terbesar di Indonesia, khususnya di Kecamatan Cempaka. Selain itu, kota ini juga memiliki potensi sumber daya alam lain seperti batu bara, minyak bumi, emas, marmer, dan batu-batuan. Dengan berbagai sumber daya alam yang dimiliki, Banjarbaru menjadi kota yang unggul dalam sektor pertanian dan industri.

Baca Juga:  Kasus Pesta Pernikahan di Garut Ditangani Polda Jabar, Mempelai Serahkan ke EO

2. Kota Banjarmasin

Kota Banjarmasin berada di posisi kedua dengan IPM sebesar 80,53. Jumlah penduduknya mencapai sekitar 670.800 jiwa. IPM kota ini naik dari 79,98 pada tahun 2023 menjadi 80,53 di tahun 2024. Meskipun kalah dari Banjarbaru, Banjarmasin tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi dan budaya di provinsi ini.

3. Kabupaten Tabalong

Kabupaten Tabalong menempati posisi ketiga dengan IPM sebesar 75,97. Jumlah penduduknya pada tahun 2025 tercatat sebanyak 270.300 jiwa. Meskipun IPMnya lebih rendah dibandingkan dua kota sebelumnya, kabupaten ini tetap menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dalam berbagai aspek pembangunan.

4. Kabupaten Tanah Bumbu

Kabupaten Tanah Bumbu berada di posisi keempat dengan IPM sebesar 74,50. Angka ini meningkat dari 73,86 pada tahun 2023. Jumlah penduduknya mencapai 347.300 jiwa pada tahun 2025. Kabupaten ini menunjukkan peningkatan yang stabil dalam berbagai indikator pembangunan.

5. Kabupaten Banjar

Kabupaten Banjar menempati posisi kelima sebagai kabupaten termaju di Kalimantan Selatan. IPMnya mencapai 74,41 dengan jumlah penduduk sebanyak 609.600 jiwa pada tahun 2024. Meskipun berada di posisi terakhir dari lima daerah teratas, kabupaten ini tetap menunjukkan kemajuan yang cukup baik dalam berbagai bidang.

Baca Juga:  Jadwal SEA V League 2025: Indonesia Incar Kemenangan Pertama

Dari lima wilayah tersebut, dapat disimpulkan bahwa Banjarbaru menjadi daerah paling maju di Kalimantan Selatan, bukan hanya karena IPM yang tinggi, tetapi juga karena potensi sumber daya alam yang besar. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada urbanisasi, tetapi juga pada pengelolaan sumber daya secara optimal.

No More Posts Available.

No more pages to load.