Anggota Ormas Bekasi Pamer Golok Ancam Pedagang Nanas

by -di lihat 271 kali
Anggota Ormas Bekasi Pamer Golok Ancam Pedagang Nanas

Peristiwa Pemalakan dengan Golok yang Menghebohkan Kota Bekasi

Pada hari Kamis (17/7/2025), sebuah kejadian pemalakan terjadi di Jalan Raya Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Dua orang diduga merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas) memalak seorang pedagang nanas bernama Iyan (37) dengan menenteng golok.

Iyan mengungkapkan bahwa kejadian ini berawal ketika dua pria mendatangi lapak dagangannya menggunakan sepeda motor. Saat tiba di lokasi, kedua pria tersebut langsung mengambil beberapa buah nanas tanpa memberi peringatan terlebih dahulu.

Korban merasa tidak nyaman dan mencoba menolak tindakan tersebut. Hal ini memicu adu mulut antara Iyan dan kedua pria tersebut. Setelah terjadi cekcok, salah satu dari mereka akhirnya meninggalkan lokasi.

Namun, tidak lama kemudian, kedua pelaku kembali ke tempat kejadian sambil membawa senjata tajam berupa golok. Melihat hal ini, Iyan langsung memilih untuk meninggalkan lapak dagangannya karena merasa takut.

Salah satu pelaku terus mengejar korban sambil memegang golok di tangan kirinya. Iyan merasa panik dan berusaha melarikan diri menuju area gerbang oranye. Setelah berhasil menyelamatkan diri, pelaku dan rekannya langsung kabur dari lokasi kejadian.

Baca Juga:  Dikucilkan, Ibu No Taji Akhirnya Dijemput Anak, Haru Menggugah Hati

Setelah kejadian tersebut, Iyan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Bantargebang. Menurut informasi yang diperoleh, pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berhasil menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian ini.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengungkapkan bahwa kedua pelaku sudah ditangkap. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi apakah kedua tersangka tersebut benar-benar merupakan anggota ormas.

Proses Penyelidikan dan Tindakan Hukum

Setelah penangkapan, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kedua tersangka. Proses penyelidikan ini dilakukan untuk memastikan apakah keduanya benar-benar terlibat dalam kejadian pemalakan tersebut serta apakah ada unsur kekerasan atau ancaman yang dilakukan.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan memeriksa apakah ada indikasi keterlibatan organisasi tertentu dalam kejadian ini. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, kejadian ini menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas ormas yang dapat berpotensi menimbulkan gangguan di tengah masyarakat.

Reaksi Masyarakat

Kejadian ini menimbulkan reaksi dari masyarakat setempat. Banyak warga yang merasa khawatir atas tindakan yang dilakukan oleh para pelaku. Mereka berharap pihak berwajib dapat menangani kasus ini secara tegas agar tidak terulang kembali.

Baca Juga:  Koperasi Merah Putih Telawang Jadi Contoh di Banjarmasin, Ini Tanggapan Warga Sekitar

Beberapa pedagang lain juga menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap keamanan di lingkungan sekitar. Mereka berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan patroli dan memperkuat pengawasan di wilayah-wilayah yang dinilai rentan terhadap tindakan kejahatan.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Dalam situasi seperti ini, kesadaran masyarakat sangat penting. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwajib. Selain itu, masyarakat juga bisa menjadi bagian dari upaya pencegahan kejahatan dengan menjaga lingkungan sekitar dan saling mengingatkan.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan keamanan di kota Bekasi dapat terjaga dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

No More Posts Available.

No more pages to load.