Aksi Blokade Flyover Pasupati di Bandung Diwarnai Kemarahan Warga

by -di lihat 277 kali
Aksi Blokade Flyover Pasupati di Bandung Diwarnai Kemarahan Warga

Ratusan Sopir Bus Pariwisata Lakukan Blokade Flyover Pasupati

Ratusan sopir bus pariwisata melakukan aksi blokade di Flyover Pasupati yang mengarah ke kawasan Pasteur, Kota Bandung. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melarang studi tur. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (21/7/2025), dan menimbulkan kemacetan yang cukup parah.

Dalam aksi tersebut, para sopir menggunakan suara klakson dengan berbagai irama, termasuk raungan telolet. Hal ini tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga membuat pengendara lain menjadi emosi. Seorang pengendara motor mencoba menerobos barisan massa aksi, yang akhirnya memicu reaksi dari peserta aksi. Mereka langsung mengejar dan memukuli pengemudi motor tersebut.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi, Dinas Perhubungan Kota Bandung, Asep Kuswara menjelaskan bahwa aksi blokade jalan oleh sopir bus pariwisata terjadi di beberapa titik, yaitu Jalan Diponegoro, Surapati, dan Sentot Ali Basyah. Menurutnya, aksi tersebut menyebabkan kemacetan dari arah barat ke timur. Untuk mengatasi situasi ini, pihaknya langsung turun bersama aparat kepolisian.

Baca Juga:  Pasar Terapung Tiba di TMII, Menghadirkan Nuansa 1000 Sungai Banjarmasin!

Asep menyampaikan bahwa emosi dari pengendara lain dan peserta aksi sangat tinggi. “Emosi pengendara karena macet dan emosi dari kru bus juga ada,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya saling meredamkan emosi agar situasi tidak semakin memburuk.

Selain itu, pihak Dinas Perhubungan dan kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk menghindari penumpukan kendaraan. Arus lalu lintas diarahkan melewati flyover, sehingga tidak terjadi penumpukan di lokasi aksi. Dengan adanya pengalihan ini, kendaraan yang menuju arah barat maupun timur bisa melanjutkan perjalanan tanpa hambatan.

Asep mengimbau kepada pihak PO bus agar tidak melakukan aksi blokade jalan lagi. Ia menilai aksi tersebut berdampak buruk terhadap kondisi lalu lintas di sekitar Jalan Pasteur. “Dampaknya pasti macet ke mana-mana, jadi harus semuanya turun dalam hal ini untuk mengurai kemacetan,” ujarnya.

Menurutnya, kemacetan yang terjadi akibat aksi blokade jalan menyebabkan semua aktivitas terhambat. Ia berharap para pemangku kepentingan bisa bekerja sama untuk menjaga kelancaran lalu lintas di kota Bandung.

Baca Juga:  Siswi SMK Wira Buana Bogor Jadi Duta Pelajar Remaja Indonesia 2025 Jawa Barat

Dampak Aksi Blokade Jalan

Aksi blokade jalan oleh ratusan sopir bus pariwisata memiliki dampak yang luas. Selain menyebabkan kemacetan parah, tindakan ini juga memicu emosi dari pengendara lain yang terjebak dalam antrean panjang. Kejadian ini menunjukkan pentingnya komunikasi yang baik antara para pelaku usaha transportasi dan pihak berwenang.

Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam situasi seperti ini antara lain:

  • Koordinasi antara pemangku kepentingan: Pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan pelaku usaha transportasi perlu bekerja sama untuk mengatasi masalah lalu lintas.
  • Penyelesaian konflik secara damai: Tindakan anarkis seperti mengejar dan memukuli pengemudi motor tidak boleh terulang. Semua pihak harus menjaga kesopanan dan kedamaian.
  • Peningkatan kesadaran masyarakat: Masyarakat perlu lebih sadar akan dampak negatif dari aksi blokade jalan, terutama terhadap kelancaran lalu lintas dan keamanan.

Dengan memperbaiki komunikasi dan menjaga ketertiban, diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Dengan begitu, keamanan dan kelancaran lalu lintas dapat terjaga dengan baik.

No More Posts Available.

No more pages to load.