Dedi Mulyadi ,Acak-acak, Bogor,Rudy Susmanto Duduk Menyimak,Aroma Kerajaan Tua Mulai Terasa

by -di lihat 8 kali

Rudy Susmanto, Bupati Bogor menyayangkan banyak warganya yang belum memahami makna di dalam logo Kabupaten Bogor.

Pernyataan itu dia sampaikan saat melakukan perbincangan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Untuk itu, pelan-pelan Rudy Susmanto dna Jaro Ade bakal mengedukasi para warganya agar dapat memaknai logo Kabupaten Bogor yang menyimpan makna mendalam.

Menurutnya, tagline Kabupaten Bogor itu memiliki makna yang sangat mendalam.

“Itu tagline pendiri Kabupaten Bogor yang pertama. Ini banyak yang belum memahami,” tambah Dedi Mulyadi.

Makna mendalam yang dijelaskan Rudy Susmanto rupanya membuat Dedi Mulyadi tertarik.

Dedi langsung mengatur waktu untuk berkunjung ke Bogor usai dilantik.

Dia ingin menyulap Bogor menjadi wilayah yang istimewa.

“Nanti setelah pelantikan, saya berkunjung dan bertemu dengan seluruh investor yang ada di Bogor, terutama investor di bidang perhotelan, pariwisata,” bebernya.

“Pengembangannya nanti itu seperti Bali,” sambungnya.

Tak hanya itu, Dedi juga bakal menginstruksikan jika bangunan di Bogor harus berbentuk kerajaan tua.

“Jadi saya ingin Bogor itu menjadi arsitekturnya, nilai-nilai estetiknya ya mencerminkan sebuah kerajaan tua,” ungkapnya.

Dia pun tak ragu menyebut jika Bogor menjadi salah satu jagoannya di Jawa Barat.

“Udaranya bersih, tanahnya subur akses ke Jakarta deket. Gimana tidak menjadi jagoan,” tuturnya.


Pusat peradaban Sunda

Sementara itu, kepedulian Dedi Mulyadi ke Bogor juga bukan isapan jempol.

Sebelumnya, dia memberi pesan khusus kepada Bupati Bogor dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto – Jaro Ade.

Kedua pemimpin Kabupaten Bogor itu diminta untuk menjaga tradisi yang ada dan sudah terukir.

“Ini penting, karena dua pemimpin ini ngerti kebudayaan. Orang Bogor identitasnya penting,” jelasnya.

“Mangkanya saya sering bilang Sunda Kulon. Sunda Kulon itu ya Bogor,” sambungnya.

Tak hanya itu, Dedi Mulyadi juga berkomitmen untuk menjaga kebudayaan.

Dia menegaskan akan menjadikan Bogor sebagai wilayah peradaban Sunda.

“Kita ingin mengembalikan citra rasa Bogor itu sebagai pusat peradaban Sunda,” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.